DAKWAH UNTUK MENCAPAI RIDHA ILAHI

Friday, February 20, 2009

JAL Scholarship Program 2009

INTERNATIONAL COOPERATION - ITS ACHIEVEMENTS AND DRAWBACKS


The world today is faced with many problems. Poverty being one of them has not been eradicated in many parts of the world, and as a result, still spawning a number of other problems including crimes and the spread of diseases. Armed conflicts and terrorism have not become any less frequent and in addition to that, the threats from the use of nuclear weapons have not diminished. Besides the political clashes around the world, we are also faced with serious environmental problems such as global warming and the long-term sustainability of natural and human resources.

One of the important keys in tackling the problems is ?international cooperation?. For many centuries, humanity has made huge efforts in working towards ?international cooperation? and has used it to try solving problems that have occurred from time to time. However, when the efforts didn?t succeed, the problems were not only unresolved, but often took a turn for the worse which resulted in major disputes.

JAL scholarship program 2009 will look into areas where international cooperation has worked effectively and brought about good results. Also, its drawbacks will be studied with consideration of what should and can be done to make international cooperation truly meaningful.

Scholars will attend seminars by distinguished speakers as well as pioneers in various fields, forums and discussion sessions, and field activities in Tokyo and rural Japan. They will also get to experience living with Japanese host families under the home stay segment of the scholarship. Throughout the program, scholars will have ample opportunity to get to know the Japanese people and culture, fulfilling another important objective of the program.

    Requirement
  • Write Essay in English using Theme of "International Cooperation ? My view on its achievements and drawbacks"
    * Please read above for more about theme.
  • Type in A4 paper + 800words (No handwriting allows)
  • Should be Indonesian Citizenship age min.20yrs max.25yrs old with undergraduate S1 or S2. (KTP & Student ID).
  • Have a strong command English.

Please send your Essay with CV and recent pass photo (2 each size of 3x4 and 4x6 back ground white) not later than 12 March 2009 to:
JAPAN AIRLINES INT'L CO., LTD. (ESSAY DIV.)
Wisma Kyoei Prince Lt 2
JL.Jend. Sudirman Kav 3-4, Jakarta 10220
Read More...

Thursday, February 12, 2009

Moslem Scientist FC


Tak dapat dipungkiri dibutanya turnamen Ukhuwah Cup menyebabkan lahirnya klub sepak bola para peneliti muda yaitu Moslem Scientist FC. Tak tanggung-tanggung para pemain yang direkrut merupakan pengurus-pengurus muda berbakat, bibit-bibit baru yang sedang tumbuh di kampus.

Sebagaimana tujuan dibuatnya turnamen UKC (Ukhuwah Cup) yaitu untuk mempererat tali silaturrahim yang telah di jalin antar sesama kader dakwah dari berbagai fakultas dan universitas di Banda Aceh dan Aceh Besar, begitu juga tujuan dibentuknya MSFC (Moslem Scientist Football Club) yang semula mempunyai tujuan jangka pendek yaitu menjadi klub nomor 1 di Ukhuwah Cup. Selain itu para scientist juga ingin menunjukkan bahwa mereka tak hanya jago di dalam kelas, tak hanya jago soal teori, tak hanya jago dalam hal bicara, tapi juga jago soal lapangan.

Latihan rutin MSFC pertama sekali dilakukan setiap minggu sore dilapangan tugu Darussalam. Pada latihan perdana jumlah personil yang datang berjumlah 18 orang selebihnya tidak bisa dengan berbagai alasan. Pada saat latihan perdana tersebut keadaan lapangan cukup becek namun tidak menyurutkan niat para scientist yang sudah lama tidak ber-riyadhoh. Alhasil beberapa personil akhirnya pulang seperti pak tani habis membajak di sawah namun dengan membawa padi yang siap di ekspor (swasembada pangan). Setelah mendekati turnamen UKC maka latihan bola dinaikkan intensitasnya dari pertama seminggu sekali menjadi 3 sampai 4 kali dalam seminggu, dengan harapan piala UKC di dalam genggaman.

Beda di atas kertas, beda juga di lapangan. Mungkin karena bola itu bundar, jadi sulit untuk di tebak. Ternyata apa yang menjadi tujuan dari MSFC hanya tertulis dengan indahnya di atas kertas. Pada saat pertandingan Ukhuwah Cup berlangsung banyak personil MSFC terkena panggilan alam (puikam) sehingga squat MSFC kekurangan orang, padahal sebelumya MSFC ingin menurunkan 2 tim namun karena persoalan tadi dan juga karena masalah dana yang tidak mencukupi untuk bayar uang pendaftaran maka MSFC hanya menurunkan satu tim intinya.

Kalah telak 3-0

Pada technical meeting, tim MSFC akhirnya berada di group A bersama tim An-nahl dan Asy-Syifa. Karena MSFC berada di group A maka pertandingan perdana setelah pembukaan acara langsung berhadapan antara MSFC bersama An-nahl. Pada saat pluit telah dibunyikan tim MSFC mengiring bola dengan penuh PD (percaya diri) sangking PDnya akhirnya tim MSFC kebobolan 3 gol di babak pertama. Melihat situasi yang tidak beres ini sang menejer MSFC langsung mengambil tindakan mengganti kipper MSFC dengan dirinya sendiri. Kipper yang sering disebut Amir, padahal nama beliau taufiq kenapa disebut Amir ? ayah beliau juga bukan bernama Amir, ya sudah kita ambil hikmahnya saja (si hikmah kan bukan kuliah di MIPA ?).Alhasil dengan berdirinya sang manajer menjadi penjaga gawang akhirnya tidak sekalipun bola melewatinya, namun apa hendak di kata, kalau orang aceh sering bilang “han ek ta pike, boh manok hana tangkee” akhirnya tim MSFC pulang dengan membawa kekalahan di pertandingan perdananya.

Kalah dengan Penghormatan

Pada pertandingan selanjutnya yang sangat menentukan nasib tim MSFC di kancah turnamen bergengsi se BNA dan ABes yaitu di UKC, tim MSFC berhadapan dengan Asy-syifa. Rupanya tim Asy-Syifa memiliki selisih poin yang sama dengan MSFC karena tim Asy-Syifa pada saat berhadapan dengan An-Nahl telat datang sehingga panitia menDO kan eh salah meng-KO-kan tim Asy-Syifa. Sehingga membuat tim An-Nahl lolos ke babak selanjutnya dan satu lagi yang akan lolos ke babak selanjutnya yaitu siapa yang menang antara Asy-Syifa dan MSFC.

Pada pertandingan hidup mati tersebut tim MSFC yang didukung oleh sang manajer alias amir alias ketum alias taufiq di barisan paling belakang. tak ketinggalan yang menjadi kapten adalah akhi mawantim. Pada malam sebelum pertandingan dilaksanakan rupanya kota kopelma diguyur hujan yang sangat lebat, rupanya Allah SWT sedang menurunkan rezekinya pada malam itu. Akibat dari hujan tersebut membuat lapangan seperti ladang sawah yang tinggal disemai padi. Tak pelak, kondisi tersebut semakin membuat tim MSFC semakin bergairah dengan pengalamannya bermain di lapangan tugu yang kondisinya sama persis.

Pada babak pertama, tim MSFC dengan bantuan doa sesepuhnya di samping lapangan akhirnya menang dengan skor 2-1, Cukup bahagia rasanya. Namun pada babak kedua, tak tau kenapa akhirnya tim MSFC kebobolan satu gol sehingga membuat skor 2-2. Padahal pada saat itu kipper MSFC telah mendapat gelar baru yaitu tembok mipa, karena kegigihannya menahan semua serangan yang datang.

Walhasil digelarlah adu pinalti. Rupanya tim MSFC tak pernah latihan adu pinalti sehingga kurang piawai dalam hal adu pinalti. Akhirnya tim MSFC tidak mampu membobolkan satupun tendangan sedangankan tendangan tim Asy-Syifa hanya satu yang dapat di tahan. Hasil ini membuat tim MSFC mengangkat topi kepada Asy-Syifa.

Hasil akhir ini sebenarnya membuktikan bahwa tim MSFC sangat tangguh, walaupun akhirnya tumbang di pinalti. Hal ini membuat personil MSFC harus pulang kembali bak pak tani dengan padinya yang dimakan rayap. Namun hasil ini membuat tim MSFC semakin solid dan akan terus memperkuat barisan dengan latihan-latihan rutin setiap minggu.

Insya Allah piala UKC II di dalam genggaman. Allahu Akbar !!!

Read More...

Wednesday, January 21, 2009

FATWA LAJNAH DA’IMAH (DEWAN TETAP ARAB SAUDI) SEPUTAR BENCANA DI JALUR GAZA

Penulis : Lajnah Da’imah Lil Buhuts Ilmiyah wal Ifta’ Kategori : Fatwa

diterjemahkan oleh: http://mimbarislami.or.id/?module=artikel&action=detail&arid=151

Segala puji hanyalah milik Allah Rabb semesta alam. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi dan rasul yang paling mulia, nabi kita Muhammad dan kepada keluarga beliau beserta para shahabatnya dan ummatnya yang setia mengikutinya sampai akhir zaman. Wa ba’da;

Sesungguhnya Lajnah Da’imah Lil Buhuts Al ‘Ilmiyah wal Ifta’ (Dewan Tetap Untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa) di Kerajaan Saudi Arabia mengikuti (perkembangan yang terjadi) dengan penuh kegalauan dan kesedihan akan apa yang telah terjadi dan sedang terjadi yang menimpa saudara-saudara kita muslimin Palestina dan lebih khusus lagi di Jalur Gaza, dari angkara murka dan terbunuhnya anak-anak, kaum wanita dan orang-orang yang sudah renta, dan pelanggaran-pelanggaran terhadap kehormatan, rumah-rumah serta bangunan-bangunan yang dihancurkan dan pengusiran penduduk. Tidak diragukan lagi ini adalah kejahatan dan kedzaliman terhadap penduduk Palestina.

Dan dalam menghadapi peristiwa yang menyakitkan ini wajib atas ummat Islam berdiri satu barisan bersama saudara-saudara mereka di Palestina dan bahu membahu dengan mereka, ikut membela dan membantu mereka serta bersungguh-sungguh dalam menepis kedzaliman yang menimpa mereka dengan sebab dan sarana apa pun yang mungkin dilakukan sebagai wujud dari persaudaraan seagama dan seikatan iman. Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara”. (Al Hujurat: 10) dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: “Orang-orang mukmin laki-laki dan orang-orang mukmin perempuan sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain”. (At-Taubah: 71) dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Seorang mukmin bagi mukmin yang lain adalah seperti sebuah bangunan yang saling menopang, lalu beliau menautkan antar jari-jemari (kedua tangannya)”. (Muttafaqun ‘Alaihi) dan beliau juga bersabda: “Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal kasih sayang, kecintaan dan kelemah-lembutan diantara mereka adalah bagaikan satu tubuh, apabila ada satu anggotanya yang sakit maka seluruh tubuh juga merasakan sakit dan tidak bisa tidur”. (Muttafaqun ‘Alaihi) dan beliau juga bersabda: “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dia tidak mendzalimi saudaranya, tidak menipunya, tidak memperdayanya dan tidak meremehkannya”. (HR. Muslim)

Dan pembelaan bentuknya umum mencakup banyak aspek sesuai kemampuan sambil tetap memperhatikan keadaan, apakah dalam bentuk benda atau suatu yang abstrak dan apakah dari awam muslimin berupa harta, makanan, obat-obatan, pakaian, dan yang lain sebagainya. Atau dari pihak pemerintah Arab dan negeri-negeri Islam dengan mempermudah sampainya bantuan-bantuan kepada mereka dan mengambil posisi dibelakang mereka dan membela kepentingan-kepentingan mereka di pertemuan-pertemuan, acara-acara, dan musyawarah-musyawarah antar negara dan dalam negeri. Semua itu termasuk ke dalam bekerjasama di atas kebajikan dan ketakwaan yang diperintahkan di dalam firman-Nya: “Dan bekerjasamalah kalian di atas kebajikan dan ketakwaan”. (Al Ma’idah: 2)

Dan termasuk dalam hal ini juga, menyampaikan nasihat kepada mereka dan menunjuki mereka kepada setiap kebaikan bagi mereka. Dan diantaranya yang paling besar, mendoakan mereka pada setiap waktu agar cobaan ini diangkat dari mereka dan agar bencana ini disingkap dari mereka dan mendoakan mereka agar Allah memulihkan keadaan mereka dan membimbing amalan dan ucapan mereka.

Dan sesungguhnya kami mewasiatkan kepada saudara-saudara kami kaum muslimin di Palestina untuk bertakwa kepada Allah Ta’ala dan bertaubat kepada-Nya, sebagaimana kami mewasiatkan mereka agar bersatu di atas kebenaran dan meninggalkan perpecahan dan pertikaian, serta menutup celah bagi pihak musuh yang memanfaatkan kesempatan dan akan terus memanfaatkan (kondisi ini) dengan melakukan tindak kesewenang-wenangan dan pelecehan.

Dan kami menganjurkan kepada semua saudara-saudara kami untuk menempuh sebab-sebab agar terangkatnya kesewenang-wenangan terhadap negeri mereka sambil tetap menjaga keikhlasan dalam berbuat karena Allah Ta’ala dan mencari keridha’an-Nya dan mengambil bantuan dengan kesabaran dan shalat dan musyawarah dengan para ulama dan orang-orang yang berakal dan bijak disetiap urusan mereka, karena itu semua potensial kepada taufik dan benarnya langkah.

Sebagaimana kami juga mengajak kepada orang-orang yang berakal di setiap negeri dan masyarakat dunia seluruhnya untuk melihat kepada bencana ini dengan kacamata orang yang berakal dan sikap yang adil untuk memberikan kepada masyarakat Palestina hak-hak mereka dan mengangkat kedzaliman dari mereka agar mereka hidup dengan kehidupan yang mulia. Sekaligus kami juga berterima kasih kepada setiap pihak yang berlomba-lomba dalam membela dan membantu mereka dari negara-negara dan individu.

Kami mohon kepada Allah dengan nama-nama-Nya yang husna dan sifat-sifat-Nya yang tinggi untuk menyingkap kesedihan dari ummat ini dan memuliakan agama-Nya dan meninggikan kalimat-Nya dan memenangkan para wali-Nya dan menghinakan musuh-musuh-Nya dan menjadikan tipu daya mereka boomerang bagi mereka dan menjaga ummat Islam dari kejahata-kejahatan mereka, sesungguhnya Dialah Penolong kita dalam hal ini dan Dzat Yang Maha Berkuasa.

Dan shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad dan kepada keluarga serta shahabatnya dan ummatnya yang mengikuti beliau dengan baik sampai hari kiamat.
Diterjemahkan dari http://www.sahab.net/home/index.php?threads_id=152

http://www.sahab.net/home/index.php?threads_id=152

———————————————————————————-

بيان [ اللجنة الدائمة ] بشأن أحداث غزة !
المحرر : عبد الله بن زيد الخالدي - 01-01-2009 - مشاهدة ( 2915 ) - التعليقات ( 31 )

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء : الحمد لله رب العالمين ، والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين ؛ نبينا محمد وعلى آله وصحبه ؛ ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين . وبعد : فإن ” اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء ” في المملكة العربية السعودية ؛ تابعت بكل أسى وحزن وألم ما جرى ويجري على إخواننا المسلمين في فلسطين وفي قطاع غزة على الخصوص ؛ من عدوان وقتل للأطفال والنساء والشيوخ ، وانتهاك للحرمات وتدمير للمنازل والمنشآت وترويع للآمنين ، ولا شك أن ذلك إجرام وظلم في حق الشعب الفلسطيني .

وهذا الحدث الأليم يوجب على المسلمين الوقوف مع إخوانهم الفلسطينيين ، والتعاون معهم ونصرتهم ومساعدتهم ، والاجتهاد في رفع الظلم عنهم بما يمكن من الأسباب والوسائل تحقيقًا لإخوة الإسلام ورابطة الإيمان ، قال الله تعالى : ﴿ إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ ﴾ . [ الحجرات : 10 ] . وقال - عز وجل - : ﴿ وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ ﴾ . [ التوبة : 71 ] . وقال النبي - صلى الله عليه وسلم - : ( المؤمن للمؤمن كالبنيان يشد بعضه بعضًا ، وشبك بين أصابعه ) . [ متفق عليه ] . وقال أيضًا - عليه الصلاة والسلام - : ( مثل المؤمنين في توادهم وتراحمهم وتعاطفهم مثل الجسد الواحد إذا اشتكى منه عضو تداعى له سائر الجسد بالحمى والسهر ) . [ متفق عليه ] . وقال - عليه الصلاة والسلام - : ( المسلم أخو المسلم لا يظلمه ولا يخذله ولا يسلمه ولا يحقره ) . [ رواه مسلم ] .

والنصرة شاملة لأمور عديدة حسب الاستطاعة ومراعاة الأحوال سواء كانت مادية أو معنوية ، وسواء كانت من عموم المسلمين بالمال ، والغذاء ، والدواء ، والكساء ، وغيرها ، أو من جهة الدول العربية والإسلامية بتسهيل وصول المساعدات لهم ، وصدق المواقف تجاههم ، ونصرة قضاياهم في المحافل ، والجمعيات ، والمؤتمرات الدولية والشعبية ، وكل ذلك من التعاون على البر والتقوى المأمور به في قوله - سبحانه وتعالى - : ﴿ وَتَعَاوَنُواْ عَلَى الْبَرِّ وَالتَّقْوَى ﴾ . [ المائدة : 2 ] .

ومن ذلك - أيضًا - بذل النصيحة لهم ، ودلالتهم على ما فيه خيرهم وصلاحهم ، ومن أعظم ذلك - أيضًا - الدعاء لهم في جميع الأوقات برفع محنتهم ، وكشف شدتهم ، وصلاح أحوالهم ، وسداد أعمالهم وأقوالهم .

هذا وإننا نوصي إخواننا المسلمين في فلسطين بتقوى الله - تعالى - والرجوع إليه - سبحانه - ، كما نوصيهم بالوحدة على الحق ، وترك الفرقة والتنازع ، وتفويت الفرصة على العدو التي استغلها وسيستغلها بمزيد من الاعتداء والتوهين .

ونحث إخواننا على فعل الأسباب لرفع العدوان على أرضهم مع الإخلاص في الأعمال لله - تعالى - ، وابتغاء مرضاته ، والاستعانة بالصبر والصلاة ، ومشاورة أهل العلم والعقل والحكمة في جميع أمورهم ، فإن ذلك أمارة على التوفيق والتسديد .

كما أننا ندعو عقلاء العالم والمجتمع الدولي بعامة للنظر في هذه الكارثة بعين العقل والإنصاف لإعطاء الشعب الفلسطيني حقوقه ، ورفع الظلم عنه حتى يعيش حياة كريمة ، وفي الوقت نفسه نشكر كل من أسهم في نصرتهم ومساعدتهم من الدول والأفراد .

نسأل الله بأسمائه الحسنى وصفاته العلا : أن يكشف الغمة عن هذه الأمة ، وأن يعز دينه ، ويعلي كلمته وأن ينصر أولياءه ، وأن يخذل أعداءه ، وأن يجعل كيدهم في نحورهم ، وأن يكفي المسلمين شرهم ، إنه ولي ذلك والقادر عليه .

وصلى الله وسلم على نبينا محمد ، وعلى آله وصحبه ، ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين

http://www.sahab.net/home/index.php?threads_id=%20152.

Read More...

Thursday, January 15, 2009

Nasyid Perjuangan Palestina

Merah Saga

Saat langit berwarna merah saga

Dan kerikil perkasa berlainan

Meluncur laksana puluhan peluru

Terbang bersama teriakan takbir

Semua menjadi saksi

Atas langkah keberanianmu

Kita juga menjadi saksi

Atas keteguhanmu

Ketika yahudi-yahudi membantaimu

Merah berkesimbah di tanah airmu

Mewangi harum genangan darahmu

Membebaskan bumi jihad Palestina

Perjuangan telah kau bayar dengan jiwa

Syahid dalam cinta-Nya…

Download


Kisah palestina

Palestina negri yang tercinta

tempat suci ummat Islam kiblat yang pertama

Palestina kini terluka tertindas oleh yahudi durjana

Palestina tanah jihad kita

berjuanglah kobarkan perlawanan


Intifadhah… Intifadhah…

Hancurkan segala kezaliman

Tumbangkan tirani angkara murka

Hentakkan kakimu… ayo jangan ragu….


Allahu akbar… Allahu akbar… Allahu akbar…


Majulah serentak hai mujahid setia

Bebaskan palestina dari taring penjajah

Binasakan…lantakkan….

Yahudi Laknatullah

Download



Palestina tercinta

Untukmu jiwa-jiwa kami

Untukmu darah kami

Untukmu jiwa dan darah kami

Wahai Al-Aqsa tercinta

Kami akan berjuang

Demi kebangkitan islam

Kami real berkorban

Demi islam yang mulia

Untukmu palestina tercinta

Kami penuhi panggilanmu

Untukmu Al-Aqsa yang mulia

Kami kan terus bersamamu

Ya Rabbi izinkanlah kami berjihad di Palestina-Mu

Ya Allah masukkanlah kami tercatat sebagai syuhada-Mu

Tercatat sebagai Syuhada-Mu

Download


Read More...

Cepretan

Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template